TUGAS MAKALAH
MORFOLOGI KATA BENDA
Disusun oleh
Nama : Siti mawansari
(A1B116003)
Dosen Pengampu : Priyanto S.pd., M.pd
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA SASTRA INDONESIA
UNIVERSITAS JAMBI
2016/2017
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR…………….........................................................................................1
DAFTAR
ISI
...........................................................................................................................2
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.Latar
belakang…………………………….......……………………………….................3
1.2.Rumusan
Masalah…………………...……………………………….............……..……4
1.3.Tujua
Penulisan ............………………….……………….............…………….…….….5
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian morfologi kata benda .…………………………………......……………......6
2.2
kata dasar kata benda..............................................…………………………………......7
2.3 kata
dasar kata kerja.............................................…………......………………….….....8
2.4
kata dasar kata keadaan...................................................…………......……....……......9
2.5
kata dasar kata
Bilangan.................................................................................................10
2.6
kata dasar kata Ganti Orang..........................................................................................11
2.7
Kata Benda Dan Bentuk
Kepunyaan.............................................................................12
BAB
III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan..........………….……………………………………………………………..9
DAFTAR
PUSTAKA….……………………………………………………………..…….10
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdullilah penulis sampaikan atas kehadirat Allah s.w.t
karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, penulisan makalah ini dapat diselesaikan
sesuai dengan rencana dan tepat waktu. Makalah
morfologi kata benda ini merupakan hasil dari sumber-sumber buku yang sudah kami kumpulkan
dan kami baca bersama.
kami kelompok IV merupakan Penulis makalah ini , dan kami berasal dari mahasiswa/mahasiswi pendidikan bahasa sastra indonesia pada mata kuliah morfologi di UNIVERSITAS JAMBI.
kami kelompok IV merupakan Penulis makalah ini , dan kami berasal dari mahasiswa/mahasiswi pendidikan bahasa sastra indonesia pada mata kuliah morfologi di UNIVERSITAS JAMBI.
Makalah
yang kami bahas ini mengkaji dan membahas
tentang pengertian morfologi kata benda, kata dasar kata benda,kata kerja, kta
keadaan, kata bilangan, dan kata dasra kata ganti orang serta kata benda dan
bentuk kepunyaan. Makalah morfologi tentang “ morfologi kata benda” ini
dimaksudkan untuk dijadikan acuan utama bagi mahasiswa/i yang sedang belajar
mata morfologi , terutama bagi kami calon pendidik. Akhirnya penulis menyadari bahwa
mkalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis dengan senang hati
menerima kritik dan saran yang dimaksudkan untuk menyempurnakan makalah ini.
Jambi, 7 maret,2017
BAB I
A.
Latar
Belakang
Morfologi
atau yang biasa disebut juga tata bentuk adalah bidang linguistic yang
mempelajari susunan bagian – bagian kata secara gramatikal. dengan perkataan
lain, morfologi mempelajari dan menganalisis struktur, bentuk, dan klasifikasi
kata – kata. Dalam linguistic bahasa Arab, Morfologi ini disebut tasrif, yaitu perubahan suatu bentuk
(asal) kata menjadi bermacam-macam bentuk untuk mendapatkan makna yang berbeda
(Baru). Tanpa perubahan bentuk ini, maka yang berbeda tidak akan terbentuk.
Yang dimaksud istilah “Morfologi
kata benda” adalah ‘semua pembentukan kata yang menghasilkan kata benda”. Jadi
titik beratnya ditekankan pada “hamil” pembentukan itu. (Taringan 1975 : 65 ).
Kata benda tidak hanya dapat diturunkan dari kata dasar kata benda saja. Tetapi
juga dari kata dasar jenis lain, seperti kata dasar kata kerja kata dasar kata
keadaan dan kata dasar kata bilangan.
Berdasarkan jenis kata dasar, maka
kata benda dapat dibagi atas :
1.
Kata benda
yang kata dasarnya kata benda,
2.
Kata benda
yang kata dasarnya kata kerja,
3.
Kata benda
yang kata dasarnya kata keadaan
4.
Kata benda
yang kata dasarnya kata bilangan
5.
Kata benda
yang kata dasarnya kata ganti orang,
B.
Rumusan Masalah
Maka dalam makalah ini akan
dibicarakan secara khusus morfologi kata benda dalam bahasa Indonesia. Hal –
Hal yang akan diperbincangkan itu antara lain :
1.
Mengindentifikasi
Penertian “morfologi kata benda”
2.
Mengindentifikasi
Kata benda yang kata dasarnya kata benda.
3.
Mengindentifikasi
Kata benda yang kata dasarnya kata kerja
4.
mengindentifikasi
Kata benda yang kata dasarnya keadaan
5.
mengindentifikasi
Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
6.
mengindentifikasi
Kata yang kata dasarnya kata ganti orang, dan
7.
Mengindentifikasi
Kata benda dan bentuk kepunyaan.
C.
Tujuan Penulisan
Adapun
Tujuan penulisan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Untuk
mengetahui tentang Pengertian “morfologi kata benda”
2.
Untuk
mengetahui tentang Kata benda yang kata dasarnya kata benda
3.
Untuk
mengetahui tentang Kata benda yang kata dasarnya kata kerja
4.
Untuk
mengetahui tentang Kata Benda yang kata dasarnya kata keadaan
5.
Untuk mengetahui
Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
6.
Untuk
mengetahui tentang Kata Benda yang kata dasarnya kata ganti orang, dan
7.
Untuk
mengetahui tentang Kata benda dan bentuk kepunyaan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
PENGERTIAN MORFOLOGI KATA BENDA
Yang dimaksud istilah “Morfologi
kata benda” adalah ‘semua pembentukan kata yang menghasilkan kata benda”. Jadi
titik beratnya ditekankan pada “hasil” pembentukan itu. (Taringan 1975 : 65 ).
Kata benda tidak hanya dapat diturunkan dari kata dasar kata benda saja. Tetapi
juga dari kata dasar jenis lain, seperti kata dasar kata kerja kata dasar kata
keadaan dan kata dasar kata bilangan.
Berdasarkan jenis kata dasar, maka
kata benda dapat dibagi atas :
1.
Kata benda
yang kata dasarnya kata benda,
2.
Kata benda
yang kata dasarnya kata kerja,
3.
Kata benda
yang kata dasarnya kata keadaan
4.
Kata benda
yang kata dasarnya kata bilangan
5.
Kata benda
yang kata dasarnya kata ganti orang,
Perlu diingatkan di sini bahwa
batasan atau penjelasan mengenai apa yang disebut kata dasar kata kerja (X),
kata dasar kata benda (T), kata dasar kata keadaan (Z), kata dasar kata
bilangan (Q), dan kata dasar kata ganti orang (p) yang telah kita berikan pada
pembicaraan terdahulu, tidak di ulangi lagi pada pembicaraan selanjutnya
B.
KATA DASAR KATA BENDA
1.
Bentuk Y
Bentuk Y adalah kata benda yang
terdiri dari kata dasar kata benda melulu, tanpa penggabungan dengan suatu
afiks.
Contoh :
·
Mata
·
Kepala
·
Tangan
( Taringan 1985 : 3 – 4 )
2.
Bentuk Pen –
Y
Kata benda pen-Y mengandung arti
penggabungan ‘orang yang pekerjaannya mencipta, melaksanakan atau mengusahakan
Y; dengan singkat dapat dikatakan’ Tukang Y atau pengusaha Y’.
Contoh
Peladang ‘penggarap ladang’
Penyawah ‘penggarap sawah’
3.
Bentuk Y-an
Kata benda bentuk Y-an mengandung
arti penggabungan ‘tiap-tiap’ dan ‘beberapa’, atau satuan yang bernilai satu Y.
Contoh :
Harian ‘tiap –
tiap hari’
Puluhan ‘beberapa puluh’
Ratusan ‘satuan yang bernilai
seratus’
4.
Bentuk Y-wan
Kata benda bentuk Y-wan mengandung
arti penggabungan ‘orang yang ahli dalam hal Y’ dan tugasnya berhubungan dengan
hal yang tersebut pada Y.’
Contoh :
Negarawan ‘orang yang ahli dalam kengaraan dan tugasnya
berhubungan
dengan masalah kenegaraan’
Sejarawan ‘orang yang ahli dalam ilmu sejarah dan tugasnya
berkaitan
dengan seluk – beluk kesejarahan’
5.
Bentuk ke
–Y-an
Kata benda bentuk ke –Y-an
mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘hal – hal ada hubungannya dengan
masalah Y’
Contoh Y’
Keibuan ‘ Hal – hal yang ada hubungannnya dengan
masalah
ibu
‘
Keguruan ‘ Hal – hal yang berhubungan dengan masalah guru'
6.
Bentu
peN-Y-an
Kata benda bentuk peN-Y-an mengandung
arti penggabungan ‘cara meN-Y (-kan,-I)
Contoh :
Penamaan ‘cara menamai’
pendaftaran ‘cara mendaftar’
7.
Bentuk
per-Y-an
Kata benda bentuk per-Y-an
mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘perihal y’ atau ‘ hal atau hasil
ber – Y’
Contoh :
Persekolahan ‘perihal sekolah’
Perkemahan ‘ hal atau hasil berkemah’
8.
Bentuk Y2
dan Y2an
Kata benda yang berbentuk perulangan
baik berupa Y2 maupun Y2-an mengandung arti yang
menyatakan ‘jamak ‘ atau ‘menyerupai’
Contoh :
Kuda – Kuda ‘Banyak kuda ‘
kuda – kudaan ‘ yang menyerupai kuda’
C.
KATA DASAR KATA KERJA
1.
Bentuk peN-X
Kata benda bentuk peB-X mengandung
arti penggabungan ‘orang atau sesuatu yang melakukan pekerjaan meN – X dan alat
yang dipetgunakan untuk meN-X.
Contoh :
Pembaca ‘ yang pekerjaannya membaca’
Penulis ‘ yang pekerjaannya menulis’
pembicaraan ‘ yang pekerjaannya pembicara’
penyimak ‘ yang pekerjaannya menyimak’
2.
Bentuk pe-X
Kata benda untuk pe-X mengandung
arti penggabungan ‘orang yang pekerjaannya di-X atau ber-X
Contoh :
Pesuruh ‘ orang yang disuruh’
Petugas ‘ orang yang ditugaskan
Petinju ‘ orang yang bertinju’
Petatar ‘ orang yang ditatar
3.
Bentuk X-an
Kata benda untuk X-an mengandung
arti penggabungan hasil, alat, atau sesuatu yang di-X (-i)
Contoh :
Tulisan ‘ Hasil tulis’
Timbangan ‘ hasil timbangan’
Makanan ‘ alat yang dimakan’
4.
Bentuk
peN-X-an
Kata benda bentuk peN-X-an
mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘hal’ cara, alat, tempat meN-X
Contoh :
Pembaca ‘ hal membaca’
pengirim ‘ cara mengirim’
5.
Bentuk
per-X-an
Kata benda brntuk per-X-an
mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘cara, tempat, ber-X (-an)
Contoh :
Perdebatan ‘ cara berdebat’
Persembunyian ‘ Tempat bersembunyi’
D.
KATA DASAR KATA KEADAAN
1.
Bentuk
ke-Z-an
Kata benda bentuk ke-Z-an mengandung arti penggabungan yang
menyatakan ‘suatu abstraksi atau hal dan juga menyatakan ‘ dalam keadaan
tertimpa akibat perbuatan, keadaan, atau hal tersebut pada Z.
Contoh :
Kebaikan ‘ hal baik’
Keburukan ‘ hal buruk’
Kedinginan ‘ tertimpa dingin’
Kelaparan ‘ Tertimpa lapar’
2.
Bentuk peN-Z
Kata benda bentuk peN-Z mengandung
penggabungan yang menyatakan :
a.
‘yang
memiliki sifat Z’
b.
yang
menyebabkan jadi Z’,
Contoh :
Penyayang ‘
yang memiliki sifat sayang’
Peramah ‘
yang memiliki sifat ramah’
Pengacau ‘
yang menyebabkan jadi kacau’
Penenang ‘
yang menyebabkan jadi tenang’
3.
Bentuk ke-Z
Kata benda bentuk ke-Z yang
mengandung arti penggabungan ‘yang di-Z-kan atau yang di-Z-t. jumlah kata benda
yang berbentuk seperti ini sangat terbatas
Contoh :
Ketua ‘ yang dituakan’
Kehendak ‘ yang dikehendaki’
Kekasih ‘ yang dikasihi’
E.
KATA DASAR KATA BILANGAN
1.
Bentuk
per-Q-an
Kata benda bentuk perQ-an mengandung
arti penggabungan ‘hal, hasil, ber-Q atau membagi Q
Persatuan ‘ hal bersatu’
Pertigaan ‘ hasil membagi tiga, simpang tiga,
Perempatan ‘ hasil membagi empat,, simpang empat’
Perlimaan ‘ Hasil membagi lima simpang lima’
F.
KATA DASAR KATA GANTI ORANG
1.
Bentuk
peN-P-an
kata benda bentuk peN-P-an
mengandung arti penggabungan. ‘ hal , perbuatan, pernyataan meN-P(-i). bentuk
ini tidak produktif.
Contoh :
Aku pengakuan ‘hal
mengaku’
( Poerwadarminta 1976 : 26 )
2.
Bentuk
ke-P-an
kata benda bentuk ke-P-an ini
mengandung arti pengabungan yang menyatakan ‘hal mementingkan P’ , seperti juga
hal nya dengan kata benda bentuk ke-P-an ini pun improduktif.
Contoh :
Aku keakuan ‘hal
mementingkan akal’
( Poerwadarminta 1976 : 27 )
G.
KATA BENDA DAN BENTUK KEPUNYAAN
1.
Penjelasan
Dalam pembicaraan terdahulu telah
diuraikan morfologi kata benda secara umum yang diturunkan dari kata dasar
benda, kata dasar kata kerja, kata dasar kata keadaan, kata dasar kata
bilangan, dan kata dasar ganti orang.
Sekarang akan dibicarakan khususnya
mengenai gabungan kata benda dengan kata ganti kepunyaan. segala kata benda (
yang kita beri syimbol B ) dapat digabung dengan kata ganti kepunyaan sehingga
menghasilkan suatu bentuk, yang kita sebut “ bentuk kepunyaan. “
Berikut ini akan dibicarakan berturut-turut
benruk-bentuk kepunyaan orang I, orang II, dan orang III.
1.
Bentuk
Kepunyaan Orang I
Bentuk kepunyaan orang I tunggal
adalah B
+ ku.
Contoh :
Tanganku
Kepalaku
Pencangkulku
Pelautku
2.
Bentuk
Kepunyaan Orang II.
Bentuk kepunyaan B-mu adalah bentuk
kepunyaan orang II tunggal.
Contoh :
Tanganmu
Kepalamu
Pencangkulmu
Ratusanmu
3.
Bentuk
Kepunyaan Orang III
Bentuk kepunyaan B-nya adalah bentuk
kepunyaan orang III tunggal.
Contoh :
Matanya
Telinganya
Pencangkulnya
Pelautnya
Ratusannya
Ribuannya
Karyawannya
Sastrawannya
BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
Setelah membaca isi dari makalah di
atas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.
Morfologi
kata benda adalah segala pembentukan kata yang menghasilkan kata benda.
2.
Mengetahui,
memahami, serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata benda.
3.
Mengetahui,
memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata kerja.
4.
Mengetahui,
memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata keadaan.
5.
Mengetahui,
memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata bilangan.
6.
Mengetahui,
memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata orang.
7.
Mengetahui,
memahami serta menguasai bahwa kata benda dapat digabung dengan kata ganti
kepunyaan, penggabungan ini disebut bentuk kepunyaan.
8.
Bentuk
kepunyaan yang terdapat dalam bahasa Indonesia adalah B-ku, B-mu, dan B-nya, masing-masing
untuk orang 1, oaring 2, dan orang 3 tunggal.
DAFTAR PUSTAKA
1. Keraf ; Gorys ; 19980. Tata bahasa
indonesia . Ende –Flores : penerbit Nusa Indah – percetakan Arnoldus
2. Poerwadarminta ; W.J.S. 1976 kamus umum bahasa indonesia Jakarta: PN
. Balai Pustaka
3. Ramlan ; M. 1983 . Morfologis:
Suatu Tinjauan Deskriptif . Yogyakarta: CV.Karyono.
4. Tarigan ; Henry Guntur . 1975.
Morfologi bahasa simalungun . Jakarta: Universitas Indonesia. ( Desertasi )
5.
Tarigan ; Henry Guntur . 1985 . Pengajaran
Morfologi. PN. Angkasa Bandung.
No comments:
Post a Comment