Friday, March 10, 2017

makalah morfologi kata benda




TUGAS MAKALAH
MORFOLOGI KATA BENDA






 
 











Disusun oleh

Nama                          : Siti mawansari (A1B116003)
                                      
             Dosen Pengampu       : Priyanto S.pd., M.pd


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA SASTRA  INDONESIA
UNIVERSITAS JAMBI
2016/2017



DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………….........................................................................................1
DAFTAR ISI  ...........................................................................................................................2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar belakang…………………………….......……………………………….................3
1.2.Rumusan Masalah…………………...……………………………….............……..……4
1.3.Tujua Penulisan ............………………….……………….............…………….…….….5
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian morfologi kata benda .…………………………………......……………......6
2.2 kata dasar kata benda..............................................…………………………………......7
2.3 kata dasar kata kerja.............................................…………......………………….….....8
2.4 kata dasar kata  keadaan...................................................…………......……....……......9
2.5 kata dasar kata Bilangan.................................................................................................10
2.6 kata dasar kata Ganti Orang..........................................................................................11
2.7 Kata Benda Dan Bentuk Kepunyaan.............................................................................12
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan..........………….……………………………………………………………..9
DAFTAR PUSTAKA….……………………………………………………………..…….10

KATA PENGANTAR        
            Syukur Alhamdullilah penulis sampaikan atas kehadirat Allah s.w.t karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, penulisan makalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan rencana dan tepat waktu.                                                                                                                                       Makalah morfologi kata benda ini merupakan hasil dari sumber-sumber buku yang sudah kami kumpulkan dan kami baca bersama.
kami kelompok
IV merupakan Penulis makalah ini , dan kami berasal dari mahasiswa/mahasiswi pendidikan bahasa sastra indonesia pada mata kuliah morfologi di UNIVERSITAS JAMBI.                                                              
            Makalah yang kami bahas ini mengkaji dan membahas tentang pengertian morfologi kata benda, kata dasar kata benda,kata kerja, kta keadaan, kata bilangan, dan kata dasra kata ganti orang serta kata benda dan bentuk kepunyaan. Makalah morfologi tentang “ morfologi kata benda” ini dimaksudkan untuk dijadikan acuan utama bagi mahasiswa/i yang sedang belajar mata morfologi , terutama bagi kami calon pendidik.                                                        Akhirnya penulis menyadari bahwa mkalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang dimaksudkan untuk menyempurnakan makalah ini.
Jambi, 7 maret,2017













BAB I
A.    Latar Belakang
Morfologi atau yang biasa disebut juga tata bentuk adalah bidang linguistic yang mempelajari susunan bagian – bagian kata secara gramatikal. dengan perkataan lain, morfologi mempelajari dan menganalisis struktur, bentuk, dan klasifikasi kata – kata. Dalam linguistic bahasa Arab, Morfologi ini disebut tasrif, yaitu perubahan suatu bentuk (asal) kata menjadi bermacam-macam bentuk untuk mendapatkan makna yang berbeda (Baru). Tanpa perubahan bentuk ini, maka yang berbeda tidak akan terbentuk.

Yang dimaksud istilah “Morfologi kata benda” adalah ‘semua pembentukan kata yang menghasilkan kata benda”. Jadi titik beratnya ditekankan pada “hamil” pembentukan itu. (Taringan 1975 : 65 ). Kata benda tidak hanya dapat diturunkan dari kata dasar kata benda saja. Tetapi juga dari kata dasar jenis lain, seperti kata dasar kata kerja kata dasar kata keadaan dan kata dasar kata bilangan.
Berdasarkan jenis kata dasar, maka kata benda dapat dibagi atas :
1.      Kata benda yang kata dasarnya kata benda,
2.      Kata benda yang kata dasarnya kata kerja,
3.      Kata benda yang kata dasarnya kata keadaan
4.      Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
5.      Kata benda yang kata dasarnya kata ganti orang,

B.     Rumusan Masalah
Maka dalam makalah ini akan dibicarakan secara khusus morfologi kata benda dalam bahasa Indonesia. Hal – Hal yang akan diperbincangkan itu antara lain :
1.      Mengindentifikasi Penertian “morfologi kata benda”
2.      Mengindentifikasi Kata benda yang kata dasarnya kata benda.
3.      Mengindentifikasi Kata benda yang kata dasarnya kata kerja
4.      mengindentifikasi Kata benda yang kata dasarnya keadaan
5.      mengindentifikasi Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
6.      mengindentifikasi Kata yang kata dasarnya kata ganti orang, dan
7.      Mengindentifikasi Kata benda dan bentuk kepunyaan.


C.    Tujuan Penulisan

Adapun Tujuan penulisan dari makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui tentang Pengertian “morfologi kata benda”
2.      Untuk mengetahui tentang Kata benda yang kata dasarnya kata benda
3.      Untuk mengetahui tentang Kata benda yang kata dasarnya kata kerja
4.      Untuk mengetahui tentang Kata Benda yang kata dasarnya kata keadaan
5.      Untuk mengetahui Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
6.      Untuk mengetahui tentang Kata Benda yang kata dasarnya kata ganti orang, dan
7.      Untuk mengetahui tentang Kata benda dan bentuk kepunyaan.
























BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN MORFOLOGI KATA BENDA
Yang dimaksud istilah “Morfologi kata benda” adalah ‘semua pembentukan kata yang menghasilkan kata benda”. Jadi titik beratnya ditekankan pada “hasil” pembentukan itu. (Taringan 1975 : 65 ). Kata benda tidak hanya dapat diturunkan dari kata dasar kata benda saja. Tetapi juga dari kata dasar jenis lain, seperti kata dasar kata kerja kata dasar kata keadaan dan kata dasar kata bilangan.
Berdasarkan jenis kata dasar, maka kata benda dapat dibagi atas :
1.      Kata benda yang kata dasarnya kata benda,
2.      Kata benda yang kata dasarnya kata kerja,
3.      Kata benda yang kata dasarnya kata keadaan
4.      Kata benda yang kata dasarnya kata bilangan
5.      Kata benda yang kata dasarnya kata ganti orang,
Perlu diingatkan di sini bahwa batasan atau penjelasan mengenai apa yang disebut kata dasar kata kerja (X), kata dasar kata benda (T), kata dasar kata keadaan (Z), kata dasar kata bilangan (Q), dan kata dasar kata ganti orang (p) yang telah kita berikan pada pembicaraan terdahulu, tidak di ulangi lagi pada pembicaraan selanjutnya

B.     KATA DASAR KATA BENDA
1.      Bentuk Y
Bentuk Y adalah kata benda yang terdiri dari kata dasar kata benda melulu, tanpa penggabungan dengan suatu afiks.
Contoh :
·         Mata                                                   
·         Kepala
·         Tangan
( Taringan 1985 : 3 – 4 )




2.      Bentuk Pen – Y
Kata benda pen-Y mengandung arti penggabungan ‘orang yang pekerjaannya mencipta, melaksanakan atau mengusahakan Y; dengan singkat dapat dikatakan’ Tukang Y atau pengusaha Y’.
Contoh
Peladang                                             ‘penggarap ladang’
Penyawah                                            ‘penggarap sawah’

3.      Bentuk Y-an
Kata benda bentuk Y-an mengandung arti penggabungan ‘tiap-tiap’ dan ‘beberapa’, atau satuan yang bernilai satu Y.
Contoh :
Harian                                                             ‘tiap – tiap hari’
Puluhan                                               ‘beberapa puluh’
Ratusan                                               ‘satuan yang bernilai seratus’

4.      Bentuk Y-wan
Kata benda bentuk Y-wan mengandung arti penggabungan ‘orang yang ahli dalam hal Y’ dan tugasnya berhubungan dengan hal yang tersebut pada Y.’
Contoh :
Negarawan                  ‘orang yang ahli dalam kengaraan dan tugasnya
                        berhubungan dengan masalah kenegaraan’
Sejarawan                    ‘orang yang ahli dalam ilmu sejarah dan tugasnya
                        berkaitan dengan seluk – beluk kesejarahan’

5.      Bentuk ke –Y-an
Kata benda bentuk ke –Y-an mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘hal – hal ada hubungannya dengan masalah Y’
Contoh Y’
Keibuan                       ‘ Hal – hal yang ada hubungannnya dengan masalah
                        ibu ‘
Keguruan                    ‘ Hal – hal yang berhubungan dengan masalah guru'


6.      Bentu peN-Y-an
Kata benda bentuk peN-Y-an mengandung arti penggabungan ‘cara meN-Y (-kan,-I)
Contoh :
Penamaan                                ‘cara menamai’
pendaftaran                             ‘cara mendaftar’

7.      Bentuk per-Y-an
Kata benda bentuk per-Y-an mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘perihal y’ atau ‘ hal atau hasil ber – Y’
Contoh :
Persekolahan                           ‘perihal sekolah’
Perkemahan                             ‘ hal atau hasil berkemah’

8.      Bentuk Y2 dan Y2an
Kata benda yang berbentuk perulangan baik berupa Y2 maupun Y2-an mengandung arti yang menyatakan ‘jamak ‘ atau ‘menyerupai’
Contoh :
Kuda – Kuda                          ‘Banyak kuda ‘
kuda – kudaan                        ‘ yang menyerupai kuda’


C.    KATA DASAR KATA KERJA
1.      Bentuk peN-X
Kata benda bentuk peB-X mengandung arti penggabungan ‘orang atau sesuatu yang melakukan pekerjaan meN – X dan alat yang dipetgunakan untuk meN-X.
Contoh :
Pembaca                      ‘ yang pekerjaannya membaca’
Penulis                         ‘ yang pekerjaannya menulis’
pembicaraan                ‘ yang pekerjaannya pembicara’
penyimak                     ‘ yang pekerjaannya menyimak’




2.      Bentuk pe-X
Kata benda untuk pe-X mengandung arti penggabungan ‘orang yang pekerjaannya di-X atau ber-X
Contoh :
Pesuruh                       ‘ orang yang disuruh’
Petugas                        ‘ orang yang ditugaskan
Petinju                         ‘ orang yang bertinju’
Petatar                         ‘ orang yang ditatar

3.      Bentuk X-an
Kata benda untuk X-an mengandung arti penggabungan hasil, alat, atau sesuatu yang di-X (-i)
Contoh :
Tulisan                         ‘ Hasil tulis’
Timbangan                  ‘ hasil timbangan’
Makanan                     ‘ alat yang dimakan’

4.      Bentuk peN-X-an
Kata benda bentuk peN-X-an mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘hal’ cara, alat, tempat meN-X
Contoh :
Pembaca                      ‘ hal membaca’
pengirim                      ‘ cara mengirim’

5.      Bentuk per-X-an
Kata benda brntuk per-X-an mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘cara,  tempat, ber-X (-an)
Contoh :
Perdebatan                  ‘ cara berdebat’
Persembunyian            ‘ Tempat bersembunyi’




D.    KATA DASAR KATA KEADAAN

1.      Bentuk ke-Z-an
Kata benda bentuk  ke-Z-an mengandung arti penggabungan yang menyatakan ‘suatu abstraksi atau hal dan juga menyatakan ‘ dalam keadaan tertimpa akibat perbuatan, keadaan, atau hal tersebut pada Z.
Contoh  :
Kebaikan                     ‘ hal baik’
Keburukan                  ‘ hal buruk’
Kedinginan                 ‘ tertimpa dingin’
Kelaparan                    ‘ Tertimpa lapar’

2.      Bentuk  peN-Z
Kata benda bentuk peN-Z mengandung penggabungan  yang menyatakan :
a.       ‘yang memiliki sifat Z’
b.      yang menyebabkan jadi Z’,
Contoh :
Penyayang                   ‘ yang memiliki sifat sayang’
Peramah                      ‘ yang memiliki sifat ramah’
Pengacau                     ‘ yang menyebabkan jadi kacau’
Penenang                     ‘ yang menyebabkan jadi tenang’

3.      Bentuk ke-Z
Kata benda bentuk ke-Z yang mengandung arti penggabungan ‘yang di-Z-kan atau yang di-Z-t. jumlah kata benda yang berbentuk seperti ini sangat terbatas
Contoh :
Ketua                          ‘ yang dituakan’
Kehendak                    ‘ yang dikehendaki’
Kekasih                       ‘ yang dikasihi’





E.     KATA DASAR KATA BILANGAN
1.      Bentuk per-Q-an
Kata benda bentuk perQ-an mengandung arti penggabungan ‘hal, hasil, ber-Q atau membagi Q
Persatuan                     ‘ hal bersatu’
Pertigaan                     ‘ hasil membagi tiga, simpang tiga,
Perempatan                 ‘ hasil membagi empat,, simpang empat’
Perlimaan                    ‘ Hasil membagi lima simpang lima’


F.     KATA DASAR KATA GANTI ORANG
1.      Bentuk peN-P-an
kata benda bentuk peN-P-an mengandung arti penggabungan. ‘ hal , perbuatan, pernyataan meN-P(-i). bentuk ini tidak produktif.
Contoh :
Aku            pengakuan                ‘hal
mengaku’    
( Poerwadarminta 1976 : 26 )

2.      Bentuk ke-P-an
kata benda bentuk ke-P-an ini mengandung arti pengabungan yang menyatakan ‘hal mementingkan P’ , seperti juga hal nya dengan kata benda bentuk ke-P-an ini pun improduktif.
Contoh :  
Aku          keakuan           ‘hal
mementingkan akal’
( Poerwadarminta 1976 : 27 )


G.    KATA BENDA DAN BENTUK KEPUNYAAN

1.      Penjelasan
Dalam pembicaraan terdahulu telah diuraikan morfologi kata benda secara umum yang diturunkan dari kata dasar benda, kata dasar kata kerja, kata dasar kata keadaan, kata dasar kata bilangan, dan kata dasar ganti orang.
Sekarang akan dibicarakan khususnya mengenai gabungan kata benda dengan kata ganti kepunyaan. segala kata benda ( yang kita beri syimbol B ) dapat digabung dengan kata ganti kepunyaan sehingga menghasilkan suatu bentuk, yang kita sebut “ bentuk kepunyaan. “
Berikut ini akan dibicarakan berturut-turut benruk-bentuk kepunyaan orang I, orang II, dan orang III.

1.      Bentuk Kepunyaan Orang I
Bentuk kepunyaan orang I tunggal adalah B
+ ku.
Contoh :
            Tanganku
            Kepalaku
            Pencangkulku
            Pelautku

2.      Bentuk Kepunyaan Orang II.
Bentuk kepunyaan B-mu adalah bentuk kepunyaan orang II tunggal.
Contoh :
            Tanganmu
            Kepalamu
            Pencangkulmu
            Ratusanmu
3.      Bentuk Kepunyaan Orang III
Bentuk kepunyaan B-nya adalah bentuk kepunyaan orang III tunggal.
Contoh :
            Matanya
            Telinganya
            Pencangkulnya
            Pelautnya
            Ratusannya
            Ribuannya
            Karyawannya
            Sastrawannya


































BAB III
PENUTUP

A.    Simpulan
Setelah membaca isi dari makalah di atas, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.    Morfologi kata benda adalah segala pembentukan kata yang menghasilkan kata benda.
2.    Mengetahui, memahami, serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata benda.
3.    Mengetahui, memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata kerja.
4.    Mengetahui, memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata keadaan.
5.    Mengetahui, memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata bilangan.
6.    Mengetahui, memahami serta menguasai bahwa kata benda ada yang kata dasarnya kata orang.
7.    Mengetahui, memahami serta menguasai bahwa kata benda dapat digabung dengan kata ganti kepunyaan, penggabungan ini disebut bentuk kepunyaan.
8.    Bentuk kepunyaan yang terdapat dalam bahasa Indonesia adalah B-ku, B-mu, dan B-nya, masing-masing untuk orang 1, oaring 2, dan orang 3 tunggal.



















DAFTAR PUSTAKA

1.      Keraf ; Gorys ; 19980. Tata bahasa indonesia . Ende –Flores : penerbit Nusa Indah – percetakan Arnoldus
2.      Poerwadarminta ; W.J.S. 1976 kamus umum bahasa indonesia Jakarta: PN . Balai Pustaka
3.      Ramlan ;  M. 1983 . Morfologis: Suatu Tinjauan Deskriptif . Yogyakarta: CV.Karyono.
4.      Tarigan ; Henry Guntur . 1975. Morfologi bahasa simalungun . Jakarta: Universitas Indonesia. ( Desertasi )
5.      Tarigan ; Henry Guntur . 1985 . Pengajaran Morfologi. PN. Angkasa Bandung.


No comments:

Post a Comment